Seputar Peradilan

Pelepasan Purna Tugas Panitera Pengadilan Agama Negara 1

Selasa, 12 November 2019, Pengadilan Agama Negara mengadakan acara pelepasan Purnabakti Panitera Pengadilan Agama Negara, Santoso Hadi Purnowibowo, S.H. yang memasuki masa pensiun sejak Agustus 2019 lalu. Pak Hadi, sapaan akrab untuk beliau, merupakan sosok yang dikenal sangat mengayomi dan dekat di hati pegawai Pengadilan Agama Negara. Beliau sangat cinta dengan Pengadilan Agama Negara dan membaktikan hampir seluruh masa baktinya di Pengadilan Agama Negara.

Karier beliau di Pengadilan dimulai dengan menjadi Staf Fungsional Umum pada tahun 1988, kemudian menjadi Kepala Urusan Kepegawaian pada Maret 1990, Panitera Pengganti di September 1990, Panitera Muda pada tahun 1995, hingga Wakil Panitera pada tahun 2003, semuanya beliau abdikan di Pengadilan Agama Negara. Pada tahun 2014, beliau sempat diangkat menjadi Panitera Sekertaris di Pengadilan Agama Karangasem, namun baru membaktikan diri selama satu tahun, beliau kembali dimutasikan menjadi Panitera di Pengadilan Agama Negara pada tahun 2015.

Pelepasan Purna Tugas Panitera Pengadilan Agama Negara 2

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Pengadilan Agama Negara, Dr. Imran, S.Ag., M.H., mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi atas jasa-jasa beliau saat mengabdikan diri di Pengadilan Agama Negara. Dr. Imran mengenang banyak prestasi yang ditorehkan oleh Pengadilan Agama Negara saat beliau menjabat Panitera Pegadilan Agama Negara. Semua persoalan terkait perkara dan Kepaniteraan berhasil diselesaikan dengan baik di bawah kepemimpinan beliau.

Pelepasan Purna Tugas Panitera Pengadilan Agama Negara 3

Dr. Imran, mewakili Keluarga Besar Pengadilan Agama Negara juga memohon maaf atas kesalahan dan kekhilafan yang mungkin dilakukan pegawai, hakim atau pejabat struktural kepada Pak Hadi selama beliau bekerja di Pengadilan Agama Negara. Dr. Imran juga meminta Keluarga Besar Pengadilan Agama Negara untuk tetap menjaga silaturahmi dan kekeluargaan dengan Pak Hadi, karena meskipun jabatannya sudah purnabakti, namun Pak Hadi tetap di hati. Acara pun dilanjutkan dengan pemberian cinderamata dan diakhiri dengan saling bersalaman, foto bersama dan makan bersama.