Pengadilan Agama Negara memiliki Visi untuk “Terwujudnya Pengadilan Agama Negara yang Agung” Sedangkan misinya adalah:

  1. Menjaga kemandirian Pengadilan Agama Negara;
  2. Memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada pencari keadilan;
  3. Meningkatkan kualitas kepemimpinan Pengadilan Agama Negara; dan
  4. Meningkatkan kredibilitas dan transparansi Pengadilan Agama Negara.

 

Berdasarkan visi dan misi di atas, dikembangkanlah nilai-nilai utama badan peradilan. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi dasar perilaku seluruh warga badan peradilan dalam upaya mencapai visinya. Pelaksanaan dari nilai-nilai ini pada akhirnya akan membentuk budaya badan peradilan. Nilai-nilai yang dimaksud, adalah:

  1. Kemandirian Kekuasaan Kehakiman (Pasal 24 ayat (1) UUD 1945)
  2. Integritas dan Kejujuran (Pasal 24A ayat (2) UUD 1945; Pasal 5 ayat (2) UU No. 48 Tahun 2009)
  3. Akuntabilitas (Pasal 52 dan Pasal 53 UU No. 48 Tahun 2009)
  4. Responsibilitas (Pasal 4 ayat (2); Pasal 5 UU No. 48 Tahun 2009)
  5. Keterbukaan (Pasal 28D ayat (1) UUD 1945; Pasal 13 dan Pasal 52 UU No. 48 Tahun 2009)
  6. Ketidakberpihakan (Pasal 4 ayat (1) UU No. 48 Tahun 2009)
  7. Perlakuan yang sama di hadapan hukum (Pasal 28D ayat (1) UUD 1945; Pasal 4 ayat (1) dan Pasal 52 UU No. 48 Tahun 2009)