
Negara – Dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan penguatan budaya kerja yang akuntabel, Pengadilan Agama Negara menggelar Rapat Tindak Lanjut Laporan Kinerja Evaluasi (LKE) SAKIP yang dirangkaikan dengan rapat monitoring dan evaluasi Zona Integritas (ZI), rapat manajemen risiko, serta rapat bulanan.
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat kantor tersebut dihadiri oleh pimpinan, hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur pengadilan. Rapat ini bertujuan untuk menindaklanjuti hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sekaligus memastikan setiap rekomendasi perbaikan dapat segera diimplementasikan secara terukur dan berkelanjutan.
Dalam pembahasannya, tim SAKIP memaparkan capaian kinerja, identifikasi kendala, serta langkah strategis yang perlu dilakukan untuk meningkatkan nilai evaluasi ke depan. Selanjutnya, rapat monitoring dan evaluasi Zona Integritas difokuskan pada penguatan komitmen pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pemenuhan eviden pada setiap area perubahan. Selain itu, rapat manajemen risiko menjadi momentum untuk memetakan potensi risiko yang dapat menghambat pencapaian kinerja organisasi. Setiap unit kerja diminta melakukan identifikasi, analisis, dan rencana mitigasi risiko secara sistematis guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan sesuai target.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan rapat bulanan yang membahas evaluasi kinerja rutin, disiplin pegawai, serta rencana kegiatan pada bulan berikutnya. Pimpinan Pengadilan Agama Negara menegaskan pentingnya sinergi, komitmen, dan konsistensi seluruh aparatur dalam mewujudkan peradilan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima.